Selamat bergabung dengan Keluarga Besar Civitas Akademika SMKN 2 Yogyakarta. Selamat datang di website SMK N 2 Yogyakarta. Silakan manfaatkan berbagai layanan yang kami sediakan sebaik-baiknya. Terimakasih telah berkunjung.


 
5 HARI PEMBELAJARAN TATAP MUKA PRAKTEK TERBATAS SMK N 2 YOGYAKARTA

Berdasarkan:

1.       Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, MenteriAgama, Menteri Kesehatan, Dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 03/KB/2020, Nomor: 612 Tahun 2020, Nomor: HK.01.08/Menkes/502/2020,Nomor: 119/4536/SJ, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 Dan Tahun Akademik 2020/2021 Di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19);

2.       Surat Edaran Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: 420/13423 tahun 2020, tentang Kebijakan Pendidikan Masa Transisi Adaptasi Kebiasaan Barudi Tengah Pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) Di Lingkungan Pendidikan Di Daerah Istimewa Yogyakarta;

3.       Surat Edaran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah IstimewaYogyakarta Nomor: 421/06252 tahun 2020, tentang Kebijakan Pendidikan Masa Transisi Adaptasi Kebiasaan Baru Di Tengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di SMA, SMK, dan SLB Di Daerah Istimewa Yogyakarta

4.       SuratKeputusan Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor:10285 Tahun 2020, Tentang Prosedur Operasional Standar (POS) Adaptasi KebiasaanBaru Bidang Pendidikan Jenjang SMA, SMK, dan SLB Di Daerah Istimewa YogyakartaDalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

 

SMK N 2 Yogyakarta memulai pembelajaran tatap muka Praktek terbatas pada hari Rabu, 23 September2020. Segala hal terkait dengan persiapan dan pencegahan covid-19 sudah dipersiapkan dan diantisipasi secara matang, yaitu:

1.       Siswa harus mendapat ijin orang tua

2.       Siswa harus berisiko kecil terhadapkemungkinan penularan covid-19

Ke dua hal tersebut SMKN 2 Yogyakarta sudah mengeluarkan surat edaran yang berupa angket untuk menjaring ijin dari orang tua dan menganalisa resiko penularan Covid-19 dari siswa yang akan tatap muka. Berdasarkan data yang masuk menyimpulkan bahwa sebesar 84,7 % orang tua setuju putra putrinya untuk KBM tatap muka praktekwalaupun terbatas dengan alasan yang dominan yaitu agar para siswa dapat melaksanakan praktik tidak hanya teori saja melalui daring karena ini SMK yang harus ada prakteknya untuk meningkatkan kompetensi siswa. Sedangkan sebesar15,3% tidak menyetujui dikarenakan masih takut dengan resiko penularan Covid-19sejak perjalanan kesekolah, selama disekolah dan sesudah dari sekolah. Daridata tersebut Kepala SMK N 2 Yogyakarta maklum, dan sesuai dengan instruksidari Balai Pendidikan menengah yang merupakan kepanjangan tangan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bahwa bagi orang tua yang belum mengijinkan tidak masalah, bisa diakomodir dengan pembelajaran jarak jauh walaupun dengan segala keterbatasannya. Sedangkan dari analisa resiko penularan Covid-19 daridata yang ada dapat disimpulkan resiko Kecil dengan persyaratan semua siswa yang telah mengisi angket selalu konsisten dalam menerapkan protokoler Pencegahan Covid-19.

SMK N 2 Yogyakarta dengan hal ini sudah menyiapkan berbagai sarana prasarana dan metode pencegahannya, yaitu:

1.       KBM praktek tatap muka terbatas denganjadwal hanya 1/3 jumlah sarpras yang ada, sehingga jadwal sudah dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga siswa di sekolah di bagi 2 shift pagi dan sore serta hanya durasi 3 jam serta jeda waktu antar shift untuk menghindari kerumunan orang dan praktek hanya 2 orang setiap kelompok.

2.       Proses masuk dan keluar sekolah dan keruang praktek diatur dengan ketat dengan pencegahan covid dengan cara:

a.        Seluruharea sekolah merupakah area wajib bermasker

b.       Mengaturalur masuk menjadi 3 pintu

c.        Titikdrop pengantar

d.       Pengecekansuhu

e.        Tempatcuci tangan

(Alur masuk dan keluar kamilampirkan)

3.       Piket Tim budaya dan Tim Gugus Pencegahan Covid 19 setiap hari dengan penyemprotan desinfektan dan piket keliling operasi pemakaian masker serta menghindari kerumunan selamapembelajaran di sekolah.

Perludiketahui, bahwa SMK N 2 Yogyakarta merupakan sekolah penyangga bencana yang terdapat TIM SAR UNIT SMK N 2 Yogyakarta, selama masa pandemic TIM SAR UNIT SMKN  2 YOGYAKARTA difungsikan sebagai tim Gugus Kendali pencegahan Covid-19 di SMK N 2 Yogyakarta yang sudah difungsikan sejak awal Juli 2020 saat PPDB, peminjaman buku di sekolah, jadwal rutin penyemprotan desinfektan dilingkungan sekolah serta besok pada saat KBM tatapmuka praktek terbatas membantu penyemprotan desinfektan harian dan operasi masker secara bergiliran yang telah dijadwalkan.

    Semoga KBM tatap mukapraktek terbatas di SMK N 2 Yogyakarta kedepan dapat berjalan dengan lancarsehingga para siswa mendapatkan suasana baru dalam belajar mengurangi kebosananselama ini yang PJJ serta tujuan utama pembelajaran praktek dapat dilaksanakandan tercapai tujuannya serta yang PALING UTAMA ADALAH KITA SELALU DIBERIKANKESEHATAN DAN TIDAK ADA CLUSTER BARU COVID-19 DARI SEKOLAH karena sudahdiantisipasi dengan matang dari awal. Aamiin