Selamat bergabung dengan Keluarga Besar Civitas Akademika SMKN 2 Yogyakarta. Selamat datang di website SMK N 2 Yogyakarta. Silakan manfaatkan berbagai layanan yang kami sediakan sebaik-baiknya. Terimakasih telah berkunjung.


 
BENTUK EKOSISTEM PUSAT PENGEMBANGAN KARIR SISWA(PPKS)

    Sebagai tindak lanjut pembentukan Pusat Pengembangan Karir Siswa (PPKS), pada haru Jumat – Sabtu, 9-10 Oktober 2020, di Ruang Rapat 1 SMK N 2 Yogyakarta. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan berikutnya yaitu, pengimbasan pembentukan PPKS pada 10 SMK di DIY yang merupakan jejaring dari SMK N 2 Yogyakarta.

    “Harapan dari pengimbasan ini adalah, merupakan tindak lanjut SMK N 2 Yogyakarta sebagai SMK piloting Project PPKS dan proses percepatan pembangunan ekosistem PPKS di SMK di DIY,” ungkap Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK N 2 Yogyakarta Sumadi, SPd, MPd, melalui rilis, Sabtu (10/10/2020)

    Sehingga, menurut Sumadi, SMK kedepan diharapkan menjadi produsen SDM yang cepat adaptasi terhadap budaya kerja industry, siap pakai serta handal dan unggul. “Pada tanggal 10 Oktober ini, dilantiklah pengurus PPKS SMK N 2 Yogyakarta oleh Kepala Sekolah. Dengan harapan PPKS kedepan merupakan solusi pengangguran di negara kita,” ujar Sumadi.

    Menurut data BPS pengangguran di Indonesia sebesar 6,88 juta, lanjut Sumadi, sejalan dengan pidato Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam menanggapi demonstarsi UU Cipta Kerja, dikatakan, bahwa saat ini terdapat 6,88 juta pengangguran dan 3,5 juta tenaga kerja terdampak Pandemi Covid-19, serta 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja. Dari Jumlah pengangguran tersebut menurut data dari BPS, SMK menyumbangkan 8,49%.


    Dalam mengatasi hal itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan salah satunya melalui Dirjen Vokasi adalah dengan pembentukan Pusat Pengembangan Karir Siswa (PPKS) di setiap SMK. “Mengapa PPKS di SMK? Sesuai tujuan pendidikan Sekolah kejuruan bahwa lulusan SMK prioritas utama adalah WBM (Wirausaha, Bekerja, dan Melanjutkan)Hal ini mengamanahkan bahwa berwirausaha dan bekerja adalah tujuan utama para siswa untuk bersekolah di SMK,” papar Sumadi.

    Berdasarkan hasil bimtek, SMK N 2 Yogyakarta sebagai salah satu sekolah piloting project PPKS dan mendapatkan stimulus/ bantuan pembentukan PPKS tahun 2020. “Bahwa SMK harus memiliki ekosistem pusat pengembangan karir siswa yang dimulai dari pemetaan bakat minat dari kelas X melalui konseling,” jelas Sumadi.

    Dikatakan, pelatihan yang mendasari bakat minat siswa sesuai dengan tuntutan IDUKA, terutama karakter budaya kerja industri dan basic mentality, sehingga daya adaptasi dan adop budaya kerja industri sudah tertanam melekat kepada lulusan SMK.

    Selain itu, Bursa Kerja khusus (BKK) menjadi salah satu bagian dari PPKS yang akan menyalurkan tamatan yang berminat bekerja, dengan cara mempertemukan dengan perusahaan perekrut, baik melalui Job matching maupun langsung dari sekolah. “Sementara sebagai Piloting Project PPKS dari 80 SMK se-Indonesia hanya dipilih 5 SMK, diantaranya adalah SMK N 2 Yogyakarta,” pungkas Sumardi.