Selamat datang di website SMK N 2 Yogyakarta. Silakan manfaatkan berbagai layanan yang kami sediakan sebaik-baiknya. Terimakasih telah berkunjung.


 
Gebyar TBM dan Sosialisasi Kekerasan Seksual pada Anak
Dikpora.DIY- Dinas Dikpora DIY melalui Kabid PNFI telah melaksanakan Sosialisasi Kebijakan dengan tema “Gebyar TBM dan Pencegahan,Penanganan Kekerasan Sexual Pada Anak” pada Sabtu (17/09/2016) di Gd. Surya Asih Persada Yogyakarta.Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB di Gd. Surya Asih Persada Yogyakarta Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang PNFI,Ibu Mulyati Yuniprapiwi,M.Si  .

 Dalam Sambutannya disampaikan bahwa kemudahan dalam mengakses teknologi saat ini bisa menjadi awal dari penyebab munculnya kejahatan sosial, sehingga sebagai masyarakat,orang tua maupun kaum terpelajar dapat memberikan pemahanan kepada anak-anak mengenai bahaya yang dapat terjadi dari canggihnya teknologi saat ini.

“Kekerasan Seksual kadang juga muncul akibat perilaku media dan kecanggihan teknologi internet yang sangat mudah diakses oleh publik termasuk anak-anak. Mengenai hal ini,sebagai orang tua maupun kalangan ormas dan kalangan terpelajar, perlu memberikan pemahaman-pemahanan yang benar dan tepat kepada anak-anak, kaum remaja, kaum perempuan dan masyarakat pada umumnya”,Jelasnya.

Pelecehan seksual adalah setiap perbuatan yg memaksa sesorang terlibat dalam hubungan seksual atau menempatkan sesorang sebagai obyek perhatian seksual yang tidak didinginkan. Bentuk-bentuk pelecehan seksual antara lain: Siulan, kata-kata, komentar, bisikan atau gambar, memegang, menyentuh, meraba, mencium bagian-bagian tubuh tertentu , yang kesemuanyan mengarah pada keinginan hubungan seksual.

Pelecehan seksual dapat terjadi karena adanya ketimpangan hubungan laki-laki dan perempuan yang mengakibatkan adanya dominasi dan diskriminasi terhadap perempuan dan merupakan hambatan terhadap kemajuan mereka. Sebagai salah satu bentuk kekerasan, pelecehan seksual merupakan mekanisme sosial yang menempatkan perempuan pada psosisi yang lemah dihadapan laki-laki.

Ada lima hal yang perlu dimiliki untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual:
1. Keberanian Diri ( Menolak, Melapor, Jika diancam atau diiming iming )
2. Berpakaian Yang Sopan dan Wajar
3. Mengenali dan Menjaga Organ Intim / Alat Reproduksi dengan Baik
4. Memahami ajaran agama dengan baik
5. Jalin Komunikasi Dengan Orang Tua / Guru

Melalui kelima hal di atas, diharapkan setiap anak, guru dan orang tua bisa menjaga diri dan anak-anak mereka, jauh dari kekerasan seksual dan bisa mencegah terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak-anak.”tutupnya.