Selamat datang di website SMK N 2 Yogyakarta. Silakan manfaatkan berbagai layanan yang kami sediakan sebaik-baiknya. Terimakasih telah berkunjung.


 
Seminar Pendidikan Bahasa Mandarin Se-Asia Tenggara Ke-11 Di Yogyakarta
Dikpora.DIY-Era globalisasi telah membuat masyarakat semakin sadar pentingnya mempelajari bahasa asing,termasuk bahasa mandarin.Kemampuan bahasa asing dijadikan sebagai suatu persiapan demi meningkatkan kompetensi saat memasuki dunia kerja.kesadaran itu membuat banyak orang Indonesia tertarik kuliah di china. Apalagi,bahasa mandarin sekarang telah menjadi bahasa internasional kedua setelah bahasa inggris.

Oleh karena itu pada hari Sabtu (24/09/2016) bertempat di Hotel Royal Ambarukmo Plazza  di adakanya Seminar Pendidikan Bahasa Mandarin Se- Asia Tenggara yang Ke-11.Adapun dalam seminar tersebut  turut  hadir  Gubernur DIY  Sri Sultan  Hamengkubuwono  X ,Kabid Dikmenti  Dikpora DIY Triana Purnawati,Para Anggota Forkopimda DIY,Kedutaan Besar Republik Tiongkok yang di wakili oleh Konsulat  Jenderal di Surabaya Mrs.Jiang Lei ,Bapak/Ibu Rektor,Profesor,Dosen dan Pengajar dari Universitas dan Sekolah.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur DIY Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X Menyampaikan dalam sambutanya bahwa  saat ini perkembangan  china di sector industry sedang gencar-gencarnya,dapat di prediksikan beberapa tahun mendatang china akan berkembang lebih maju lagi dan saat hal itu terjadi akan semakin meningkat kebutuhan akan bahasa china,jadi belajar bahasa Mandarin dari sekarang akan memberikan manfaat nantinya pada saat china berkembang menjadi raksasa perekonomian dunia.

Keturunan  Tionghoa di Indonesia masih banyak yang menggunakan bahasa kedaerahan masing-masing dalam kehidupan sehari-hari misalnya seperti bahasa Hokkian.seorang anak yang lahir dan tumbuh di dalam lingkungan yang komunikasinya menggunakan bahasa hokkian itu,saat ia tumbuh dan belajar bahasa Indonesia ia juga akan belajar bahasa hokkian,jadi secara tidak langsung apa yang kita pelajari akan bermanfaat bagi anak kita.
Mempelajari bahasa mandarin kita akan menyatukan kedua kebudayaan Indonesia  dan china dan terlebih Yogyakarta dan china.Di sini saya dapat menggatakan:”Yogyakarta di abad global ini tidak alergi dengan masuknya kebudayaan manapun di dunia”.Namun saya menghimbau walaupun dunia sekarang sudah mengglobal,kita jangan sampai kehilangan identitas (culture lost generation) sebagai orang Indonesia.

Oleh karena itu belajar bahasa Indonesia atau bahasa daerah seperti bahasa jawa juga sangat penting.banyak orang dari luar negeri termasuk bangsa china berminat belajar bahasa jawa,itu artinya diplomasi kebudayaan melalui bahasa antara china dangan jawa ke depan sangat penting sekali,semoga dengan adanya konvensi ini dapat membawa manfaat bagi masa depan pendidikan kita di tanah air terutama DIY Yogyakarta.”pungkasnya.