Selamat datang di website SMK N 2 Yogyakarta. Silakan manfaatkan berbagai layanan yang kami sediakan sebaik-baiknya. Terimakasih telah berkunjung.


 
Workshop Pengembangan Bahasa Sastra
Dikpora.DIY-Kepala Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga DIY Kadarmanta Baskara Aji menjadi narasumber dalam  Workshop Pengembangan Bahasa Sastra hari ini, Selasa(18/10/2016), di Hotel De Laxton Yogyakarta.

Di jelaskan oleh  Aji bahwa “Bahasa pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial masyarakat,”  bahasa merupakan fenomena budaya selain fenomena sosial. “Kebudayaan dewasa ini, selalu didampingi bahasa dan sastranya,” ujarnya. 

“Maka jelaslah bahasa dan sastra merupakan pilar, bahkan pilar utama pelestarian dan pengembangan budaya,” lanjutnya lagi.
Terkait dengan hubungan bahasa daerah dan Bahasa Indonesia, dituturkan Aji, bahasa daerah merupakan sumber dan benih pengembangan kosakata Bahasa Indonesia. Sedang Bahasa Indonesia selain sebagai bahasa komunikasi juga berperan sebagai pengikat masyarakat Indonesia yang bersuku-suku untuk bersatu. 

“Penyerapan kosakata bahasa daerah bermanfaat untuk pemekaran dan pemerkaya Bahasa Indonesia serta untuk mengembangkan bahasa daerah itu sendiri,” jelas Aji menerangkan bahasa daerah yang menunjang Bahasa Indonesia.“Insya Allah forum ini akan berdampak nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan makna yang sangat penting tentang pemakaian bahasa yang baik dan benar,” pungkasnya.

Menurut Aji, ada beberapa ciri sikap berbahasa yang harus dikembangkan yaitu : Kesetiaan Bahasa dalam arti menempatkan Bahasa Indonesia pada prioritas pertama lalu bahasa daerah, baru bahasa asing. Dua, kebanggaan bahasa, dalam artian mengembangkan Bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai lambang identitas dan tiga, kesadaran norma bahasa yakni menggunakan bahasa secara benar, cermat dan santun.“Bahasa Indonesia adalah payung dari bahasa-bahasa daerah di Indonesia,” tandasnya.