Selamat datang di website SMK N 2 Yogyakarta. Silakan manfaatkan berbagai layanan yang kami sediakan sebaik-baiknya. Terimakasih telah berkunjung.


Sejarah SMK 2 Yogyakarta

IDENTITAS SEKOLAH
Nama Sekolah SMK N 2 Yogyakarta
Nomor Statistik Sekolah 321 046 004 001
Status Sekolah Negeri
NPSN 20403280
Tahun Berdiri 1919


SMK Negeri 2 Yogyakarta beralamat di jalan A.M. Sangaji 47 Yogyakarta, lebih dikenal dengan nama STM Jetis (STM 1 Yogyakarta). SMK Negeri 2 Yogyakarta merupakan salah satu sekolah menengah tertua di Indonesia dan cukup punya nama  di dunia industri maupun pemerintahan.  Banyak lulusannya tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mampu memimpin  di bidang industri maupun pemerintahan. 

Gedungnya anggun dan berwibawa, dibangun pada tahun 1919. Pada masa penjajahan Belanda gedung ini dipakai sebagai sebagai gedung sekolah PJS (Prince Juliana School). SMK N 2 Yogyakarta berdiri pada tahun 1919 dengan nama Princess Juliana school (PJS), melihat dari namanya adalah nama seorang perempuan keturunan bangsawan Belanda (princess Juliana) memberikan bukti bahwa pada masa itu telah diaplikasikan pendidikan  berwawasan gender walaupun kenyataannya masa itu Indonesia dalam masa penjajahan.



Pada masa itu kaum perempuan dan laki laki sudah mendapatkan pendidikan yang sama rata walaupun belum bagi warga pribumi. Selanjutnya karena merupakan peninggalan sejarah, maka gedung ini oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata melalui Peraturan Menteri Nomor: PM.25/PW.007/MKP/2007 ditetapkan sebagai cagar budaya. 

Sekolah Teknik Negeri yang pertama di Indonesia adalah  Sekolah Teknik Menengah di Yogyakarta. Ijazah pertama  Sekolah Teknik Menengah di Yogyakarta dikeluarkan tahun 1951. Kompetensi keahlian yang ada pada Sekolah ini adalah Teknik Civil, Teknik Listrik dan Teknik Mesin.  Walaupun sekolah Teknik di kompleks Jetis baru mengeluarkan ijazah pada tahun 1951, tetapi sebelum itu gedung kompleks Jetis ini sudah digunakan sebagai Sekolah Teknik pada jaman Belanda maupun Jepang.  Pada pertemuan alumni menjelang tahun baru 2010, ada seorang lulusan sekolah teknik di kompleks Jetis ini  yang menunjukkan ijazah berbahasa Jepang. Tugas terakhir dia sebagai kapten penerbang Angkatan Udara.

Di samping digunakan untuk Sekolah Teknik Menengah, Paska  Kemerdekaan  sampai decade 80-an, kompleks Jetis  juga dipergunakan sebagai  tempat kuliah Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada dan  Akademi Teknik Negeri Yogyakarta. Tuntutan  dan perkembangan teknologi, memerlukan fasilitas gedung maupun peralatan yang memadai, Maka pada tahun 1929, 1950 dan 1954 dilakukan  renovasi  dan penambahan ruangan sehingga luas bangunan  menjadi 16.000 m2 di atas tanah 5,5 Ha. Selain bangunan untuk ruang teori, banyak tersedia fasilitas lainnya antara lain ruang praktek (bengkel atau laboratorium), tempat ibadah, aula, lapangan sepak bola, lapangan tenis, lapangan volley ball, dan lapangan olah raga lainnya. 

Pada tahun 1952 Sekolah Teknik Menengah di Yogyakarta dipecah menjadi dua sekolah, yaitu  STM  Negeri I (Kompetensi keahlian Bangunan dan Kimia), STM Negeri II (Kompetensi keahlian Listrik dan Mesin). Keduanya menempati kompleks Jetis, karena semakin banyaknya kebutuhan tenaga teknik menengah yang trampil dengan berbagai kompetensi, maka di kompleks Jetis ini didirikan beberapa STM dengan kompetensi keahlian baru. Dengan berdirinya sekolah-sekolah baru, maka pada dekade 70-an, pada kompleks Jetis terdapat beberapa sekolah dengan kompetensi keahlian yang bervariasi,  antara lain STM  Negeri I (Kompetensi keahlian Bangunan dan Kimia), STM Negeri II (Kompetensi keahlian Listrik dan Mesin), STM Chusus Instruktur (Kompetensi keahlian Bangunan, Listrik, Diesel dan Mesin), STM Geologi Pertambangan, STM Metalurgi,  STM Pertanian,  STM Percobaan I dan STM Percobaan II. 

Pada tahun 1975, melalui Keputusan Mendikbud No. 019/O/1975, semua STM di kompleks Jetis digabung menjadi satu dengan nama STM Yogyakarta I. Terhitung mulai 11 April 1980 nama sekolah diubah menjadi STM I Yogyakarta, sesuai keputusan Mendikbud Nomor: 090/O/1979 tertanggal 26 Mei 1979, 

Perubahan nama sekolah dari STM I Yogyakarta menjadi  SMK Negeri 2 Yogyakarta terhitung mulai 7 Maret 1997, melalui keputusan Mendikbud Nomor 036/O/1997 tanggal 7 Maret 1997.

Kepala Sekolah yang pernah menjabat di STM Kompleks Jetis adalah:


STAMBUL KOLOPAKING
  • SEKOLAH TEKNIK MENENGAH DI YOGYAKARTA (1950-1952)
  • STM NEGERI 1 (1952-1955)
  • STM NEGERI II (1952-1955)
R. SOEMADI
  • STM NEGERI I (1955-1958)
Drs. SOEMOELJO
  • STM NEGERI I  (1958 - 1960)
SOEMARDJONO
  • STM NEGERI I  (1960 - 1972)
R.SOEHARDJO
  • STM NEGERI II (1968 – 1975)
  • STM NEGERI I  (1962 - 1975)
Drs. SUTARMAN
  • STM JOGJAKARTA I       (1975)
Drs. MOCH. OEMAR
  • STM YOGYAKARTA I    (1975 - 1980)
  • STM I YOGYAKARTA   (1980 - 1985)
Ir.   IKSAN
  • STM I YOGYAKARTA    (1985 - 1990)
Drs. SOEWARDJO
  • STM I YOGYAKARTA    (1990 - 1994)
Drs. SOEGIJANTO
  • STM I YOGYAKARTA    (1994 - 1996)
Drs. WAKIDJAN
  • STM I YOGYAKARTA    (1996 - 1997)
  • SMK N 2 YOGYAKARTA   (1997 - 2004)
Drs. M. ZUHDI
  • SMK N 2  YOGYAKARTA   (2004 - 2007)
Drs. MARWATA HN
  • SMK N 2 YOGYAKARTA   (2007 – 2009)
Drs. PARYOTO, MT, MPd
  • SMK N 2 YOGYAKARTA   ( 2010 - 2015 )
Drs. SENTOT HARGIARDI, MM
  • SMK N 2 YOGYAKARTA (2015 – SEKARANG)


Tahun 2006 SMK Negeri  2 Yogyakarta ditetapkan sebagai SMK Bertaraf Nasional.  SMK Negeri 2 Yogyakarta adalah salah satu  dari 90 SMK yang lolos verifikasi. Dari 133 SMK yang mengajukan proposal.  Hal ini dituangkan dalam Surat Dit. PSMK Nomor 3656/C5.4/MN/2006 Tanggal 14 Desember 2006.
  1. Tanggal 27 Maret 2008 penyerahan Sertifikat ISO 9001:2000 oleh TuV Rheinland Cert Gmbh, bidang sertifikat adalah Sistem Manajemen Mutu,  penyetrahan sertifikat dihadiri oleh Menteri Pendidikan Bapak Dr. Bambang Sudibyo
  2. Tahun 2007/2008 SMK Negeri 2 Yogyakarta dikembangkan menjadi SMK RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Tahap ini dilalui dengan kegiatan memenuhi janji kinerja yang telah ditetapkan,  didampingi P4TK Malang.
  3. Akhir 2008 SMK Negeri 2 Yogyakarta didampingi P4TK Medan menyusun proposal berupa SBP (School Business Plan) menuju SMK Bertaraf Internasional melalui Proyek INVEST (Indonesia Vocational Education Strengthening), yang akan dikembangkan dari Dana Loan ADB.
  4. Tahun 2009 SMK Negeri 2 Yogyakarta ditetapkan sebagai SBI INVEST 2009-2013, melalui surat Ditjen Mandikdasmen Nomor 10/C/KEP/MN/2009 Tanggal 10 Februari 2009. SMK Negeri 2 Yogyakarta ditetapkan sebagai SMK model dengan 3 SMK aliansi, yaitu SMK 
  5. Tanggal 18-20 November 2009 Pimpinan SMK Negeri 2 Yogyakarta diundang ke P4TK Medan bersama 15 SMK SBI INVEST lainnya untuk Finalisasi SBP. Setelah  SBP disetujui, realisasi akan dilakssanakan dari tahun 2010 sampai dengan 2013, sesuai dengan penjadwalan pada SBP. 
  6. Penandatanganan MOU di Jakarta pada tanggal 12 Maret 2010 No.: 197/C5.3/Kep/KU/2010, antara Kasubdit Pembelajaran Direktorat PSMK dengan Komite Sekolah SMK N 2 Yogyakarta bersama Kepala Sekolah SMK N 2 Yogyakarta.
  7. SMK Negeri 2 Yogyakarta mendapat Sertifikat ISO 9001 : 2008 pada tanggal 15 Juni 2010, dan berlaku sampai tanggal 31 Maret 2011
  8. Pada tanggal 29 Juni 2010 telah mulai pencairan dana bantuan tahab pertama Proyek SBI Invest.
  9. Pembangunan Perpustakaan dan Ruang Showroom 3 lantai dimulai sejak bulan Juli 2010 dengan dana dari Komite Sekolah
  10. Pembangunan gedung bengkel Teknik Kendaraan Ringan dan bengkel Teknik Audio Video lantai dimulai sejak bulan September 2010. Pembangunan ini menggunakan dana fisik Proyek SBI Invest
  11. Penggantian genting bangunan ring dalam (masuk dalam cagar budaya) dimulai sejak bulan Oktober 2010 menggunakan dana fisik Proyek SBI Invest
  12. Dana non fisik SBI Invest sudah  dimulai penggunaanya untuk kegiatan Diklat Kewirausahaan, Workshop, IHT KTSP dan IHT PTK sejak bulan November 2010. Dan laporan pertanggungjawaban di bulan Juni 2011
  13. Pada bulan Oktober 2011 telah mulai pencairan dana bantuan tahab kedua Proyek SBI Invest.
  14. Mulai Januari 2012 SMK Negeri 2 Yogyakarta mendapat tugas tambahan sebagai sekolah penyangga bencana tanggap darurat, dengan mendapat bantuan social sebesar Rp. 460.000.000,- untuk pebelian perlengkapan
  15. Pembangunan ruang teori di sisi barat dengan 3 lantai dimulai Bulan Mei 2012 dengan dana dari dana Fisik SBI Invest, yang rencana dana tersebut untuk lantai 3 disisi selatan, tetapi karena tidak boleh diteruskan, maka dana tersebut dialihkan  untuk gedung sisi belakang (barat). Hasilnya adalah 5 ruang direhab dan 10 ruang baru. Pembangunan selesai pada bulan November 2012.
  16. Pembangunan ruang bengkel bangunan dengan 3 lantai dimulai Bulan Mei 2012 dengan dana dari dana Komite, dana RKB dan dana efisiensi ADB Invest. Hasilnya adalah gedung 3 lantai yang akan digunakan praktek oleh 3 kompetensi keahlian yaitu Teknik Konstruksi Batu Beton, Teknik Gambar Bangunan dan Survey Pemetaan. Pembangunan selesai pada bulan Mei 2013.
  17. Meneruskan/merapikan pembangunan gedung 3 lantai  di kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Audio Video yaitu pada Januari – Maret 2013.
  18. Tahun 2015 SMK N 2 Yogyakarta menjadi sekolah Rujukan dari Direktorat PSMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  19. Tahun 2015 SMK N 2 Yogyakarta menjadi sekolah berintegritas dalam pelaksanaan Ujian Nasional dengan point 99,6 (nomor 3 se Indonesia).
  20. Tahun 2015 SMK N 2 Yogyakarta menjadi sekolah yang responsif gender yang di akui oleh Dinas pendidikan dan olah raga Propinsi DIY dan menjadi juara 1 tingkat Propinsi DIY.