Dewasa ini minat generasi muda terhadap dunia museum yang sejatinya sarat terhadap ilmu pengetahuan, makin menipis.
Menyikapi hal tersebut, Dinas Kebudayaan DIY menggulirkan agenda Safari Duta Museum , dengan sasaran sekolah-sekolah di wilayah Yogyakarta .
Episode pertama yang menjadi awalan dari rangkaian safari permuseuman di tahun 2022 berlangsung di SMK Negeri 2 Yogyakarta, Kamis (27/1/2022).
Tema 'Wajah Baru Museum' diusung dalam kegiatan tersebut, dengan harapan stigma usang yang ada di museum perlahan bisa luntur.
Staf Analisis Pemasaran Museum Taman Pintar Kota Yogyakarta, Agus Budi, yang didapuk sebagai satu di antara narasumber, mengatakan, untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi milenial, museum di Yogyakarta memang wajib berbenah dengan menampilkan wajah barunya.
"Mau tidak mau, peraga museum harus berbasis tekonologi, supaya lebih interaktif. Meski benda di museum tidak bisa dipegang, interaksi harus tercipta," terangnya.
Ia pun tidak menampik, butuh effort untuk meningkatkan minat kalangan muda-mudi terhadap museum .
Terlebih, di tengah perkembangan teknologi informasi yang kini begitu masif.
Karena itu, butuh kerja keras dari seluruh pengelola museum guna mendekatkan diri pada mereka.
"Saya kira museum harus belajar banyak itu, ya, bagaimana interaksi dengan pengunjung bisa lebih dibangun, melalui peraga yang ditunjang teknologi," cetus Budi.
"Tapi, paradigma museum di Yogyakarta sekarang sudah ke arah sana kok. Saya melihat revitalisasi Museum Vredeburg itu keren. Begitu juga dengan Museum TNI AD, lalu Museum Sonobudoyo, luar biasa semua itu," imbuhnya.
Sementara itu, Duta Museum Kotagede, Kota Yogyakarta, Ramdani Rachmat mengatakan, safari digelar di sekolah-sekolah, dengan harapan, sanggup mengenalkan betapa asyiknya museum di Yogyakarta untuk dikunjungi.
Pasalnya, banyak di antara mereka yang belum paham.
Bahkan, pemuda 23 tahun itu menuturkan, sebagai daerah dengan jumlah museum terbanyak kedua di tanah air, Yogyakarta jelas memiliki potensi luar biasa, untuk dikulik anak-anak muda.
Ya, apapun minatnya, selalu ada museum yang menyediakan segudang informasi menarik.
"Museum di Yogyakarta sudah mengikuti passion kita kemana, semua ada. Misal, kita tertarik dunia militer, mau angkatan darat, udara, laut, semua ada museumnya. Ini kan hebat, harus dimaksimalkan," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )
sumber: https://jogja.tribunnews.com/amp/2022/01/27/mengikis-stigma-usang-duta-museum-diy-gelar-safari-kampanyekan-wajah-baru?page=2