Selamat bergabung dengan Keluarga Besar Civitas Akademika SMKN 2 Yogyakarta. Selamat datang di website SMK N 2 Yogyakarta. Silakan manfaatkan berbagai layanan yang kami sediakan sebaik-baiknya. Terimakasih telah berkunjung.


 
PERTIKA 2026

Perkemahan Bakti Kreasi dan Budaya (PERTIKA) yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 2 Yogyakarta akan dilaksanakan pada 22–24 April 2026 di Bejiharjo Edupark, Gunungkidul, dengan mengusung tema “Melestarikan Budaya, Membangun Masa Depan”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa/i kelas X sebanyak  757 dan anggota sangker sebanyak 99 anggota, sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pengembangan kreativitas.

 Pada hari pertama, peserta memulai kegiatan dengan bangun desa, yaitu mendirikan tenda sebagai tempat tinggal selama perkemahan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan giat prestasi yang menjadi ajang unjuk kemampuan dan kekompakan antar peserta. Di Sore harinya peserta melaksanakan upacara pembukaan dan kesemaptaan. Pada malam hari, dilaksanakan festival kesenian rakyat sebagai wadah untuk menampilkan kreativitas seni sekaligus melestarikan budaya daerah.


 Memasuki hari kedua, peserta memulai kegiatan dengan senam dan dilanjut dengan  jelajah medan yang bertujuan untuk menguji ketahanan fisik, kerja sama tim, serta kemampuan bertahan di alam terbuka. Selain itu, juga diselenggarakan fashion show sebagai ajang kreativitas peserta dalam menampilkan busana daerah yang menarik dan inovatif. Pada malam harinya, diadakan kegiatan api unggun yang menjadi momen kebersamaan, refleksi, dan mempererat persaudaraan antar peserta.

 Pada hari ketiga, kegiatan perkemahan diakhiri dengan upacara penutupan serta pembongkaran tenda sebagai bentuk tanggung jawab peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurut kakak Muhana Syahroni, S.Pd “Dengan adanya PERTIKA, membuat kualitas  karakter peserta meningkat, diantaranya lebih mandiri, lebih sabar dalam menghadapi berbagai tantangan, serta lebih giat dalam  menghadapi situasi. Kemudian, kesannya kepersertaan para sangga kerja itu ternyata baik, semuanya mengikuti sesuai dengan aturan yang ada. Kegiatan juga sangat mendukung karakter,” tuturnya.