Setelah kendala pertama masalah kuota dapat teratasi, mengingat dampak School from Home (SFH) dan banyaknya orangtua siswa yang kehilangan penghasilan karena pandemi Covid-19, SMK Negeri 2 Yogyakarta berusaha mengatasi masalah lainnya.
Kali ini, SMKN 2 Yogyakarta mengatasi kendala baru yakni siswa yang tidak bisa mengikuti pelajaran jarak jauh (PJJ) karena tidak memiliki gadget atau punya gadget tapi tidak bisa men suppor t atau error ketika dipakai untuk PJJ. “Dari hasil penelusuran dan analisa Pelajaran Jarak Jauh (PJJ) SMKN 2 Yogyakarta yang kesekian kalinya, muncul kendala baru, yaitu ada 8 siswa yang tidak dapat mengikuti PJJ karena gadget yang dimiliki tidak support atau error ketika dipakai PJJ, bahkan ada yang tidak memiliki gadget dari awal,” kata bapak Dodot Yuliantoro, Kepala Sekolah SMKN 2 Yogyakarta, Senin (27/4/2020).